Pedangdut Dewi Persik disorot karena sempat ribut dengan petugas portal saat akan menerobos jalur TransJakarta di Pejaten, Jakarta Selatan. Atas insiden ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berniat menjadikan Dewi Persik sebagai Duta Tertib Busway.
"Saya sudah perintahkan tadi Pak Kadishub (Kadishub DKI Andri Yansah), Pak Budi (Dirut TransJakarta Budi Kaliwono) tadi malam di-engageajamalah mungkin ini berkah ya," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2017).
"Jadi dengan diangkatnya kasus ini mungkin jadi pembelajaran yang baik. Mbak Dewi Persik-nya bisa jadi duta. Duta Tertib Busway. Duta tertib TransJakarta Lane gitu," lanjutnya.
Sebelumnya, Dirut PT TransJakarta Budi Kaliwono menegaskan apa pun alasan pedangdut Dewi Persik menerobos busway tetap tak bisa diterima. Budi mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun tidak mendapat keistimewaan untuk masuk busway. Sandi menilai persoalan antara TransJakarta dan Dewi Persik hanya masalah miskomunikasi. Ia mengaku pernah mengalami hal yang sama dengan Dewi Persik.
"Miskomunikasi sama Dewi Persik ini saya pengalaman. Kuncinya komunikasi yang lebih baiklah," kata Sandi.
Meski demikian, Sandi menegaskan penggunaan jalur TransJakarta untuk umum memang dilarang. Hak diskresi atas busway hanya diberikan kepada beberapa kendaraan, antara lain mobil pemadam kebakaran, mobil ambulans, mobil presiden dan wakil presiden, serta mobil menteri yang menggunakan pelat nomor RI.
"Gubernur aja nggak boleh, apalagi saya gitu. Apalagi yang lain. Hanya ada pengecualian khusus mungkin presiden, wakil presiden, menteri terkait, dan juga yang dalam keadaan emergency. Tapi itu juga diskresi dari petugas," ujar Sandi.
"Bagaimana pun tetap nggak boleh masuk. Itu intinya, saya aja nggak bisa masuk. Pak Gubernur saja nggak bisa masuk kok. Pak Gubernur lho nggak masuk lho," kata Budi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (26/11).
Sebagaimana diketahui, Dewi Persik mendadak membuat kehebohan setelah mobilnya masuk busway hingga dimaki warga dan pemotor. Sang pedangdut pun membuat penjelasan soal hal tersebut.
Melalui Instagram, Dewi Persik menceritakan panjang-lebar terkait mobilnya yang masuk busway. Alasannya, dia tengah dibuat genting lantaran penyakit asma asistennya kambuh. Baca Sumber
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin menyebut PT Duta Graha Indah (DGI) merupakan milik Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno. Nazaruddin mengetahui informasi ini dari Direktur Utama PT DGI Dudung Purwadi yang menjadi terdakwa dalam kasus korupsi proyek Wisma Atlet dan Rumah Sakit Universitas Udayana.
Hal ini diungkapkan Nazaruddin saat menjadi saksi dalam sidang kasus korupsi proyek Wisma Atlet dan RS Universitas Udayana dengan terdakwa Dudung di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.
"Saya kenal Sandi sebagai pemilik PT DGI. Terdakwa juga pernah bilang kalau mayoritas PT DGI 100 persen dipegang Sandi," ujar Nazaruddin. PT DGI telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai tersangka korporasi dalam kasus korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet di Palembang.
Menurut Nazaruddin, kepemilikan PT DGI langsung diambil alih Sandi ketika muncul sejumlah permasalahan. Namun terpidana korupsi Wisma Atlet ini tak tahu soal kepemilikan saham Sandi di PT DGI. Dalam persidangan sebelumnya, Sandi mengaku hanya menjabat sebagai anggota dewan komisaris PT DGI dan melepaskan jabatannya sejak terjun ke dunia politik pada tahun 2016. Sandi juga membantah memiliki saham di perusahaan tersebut. Ia juga mengaku pernah bertemu dengan Sandi dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Dalam pertemuan itu pihaknya membicarakan tentang dukungan bagi Anas untuk maju menjadi calon presiden.
"Waktu itu bicarakan tentang komitmen dan dukungan pada mas Anas untuk maju jadi capres," katanya. Di samping itu, Sandi mengaku tak pernah bertemu dengan Anas maupun Nazaruddin untuk membahas proyek PT DGI.
Sandi menyatakan tak tahu banyak soal proyek yang digarap PT DGI karena menjabat anggota dewan komisaris. Sebagai anggota dewan komisaris, kata Sandi, ia hanya mendapat laporan soal proyek secara keseluruhan dan tidak mendetail.
"Saya hanya ditugaskan memberi masukan soal tren ekonomi masa kini, masa depan, dan aktivitas di pasar modal. Kalau untuk proyek tidak spesifik," terangnya. Dalam perkara ini, jaksa penuntut umum mendakwa Dudung melakukan korupsi pembangunan RS khusus infeksi dan pariwisata Universitas Udayana Tahun 2009-2010. Dudung didakwa bersama Nazaruddin dan Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Udayana Made Meregawa.
Ia juga didakwa melakukan korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet dan gedung serbaguna Provinsi Sumatera Selatan tahun 2010-2011.
Tertangkapnya Manajer Marketing PT Duta Graha Indonesia (DGI), Muhammad El Idris oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebabkan dirinya bersekongkol dengan mantan bendahara umum Partai Demokrat, Muhammad Nazarudin, untuk memenangkan perusahaannya tersebut dalam lelang tender proyek pemerintah.
Lalu KPK akhirnya berhasil mengembangkan kasus ini sehingga sudah menetapkan Direktur Utama PT DGI, Dudung Purwadi sebagai tersangka utama.
Peristiwa naas yang menimpa Idris ternyata ikut menyeret Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2017-2022, Sandiaga Uno yang merupakan Komisaris PT DGI. Namun Sandiaga mengelak dari keterlibatan karena menurutnya fungsi komisaris seperti dirinya hanyalah memberi masukan mengenai tren ekonomi masa kini dan aktivitas di pasar modal. Mengenai proyek, kata Sandi merupakan tugas dan wewenang dewan direksi.
Persekongkolan yang dilakukan Idris dan Nazarudin adalah terkait proyek pembangunan wisma atlet Palembang dan pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Udayana, dimana pada saat itu Sandiaga Uno menjabat sebagai komisaris PT DGI.
"Saya justru tahu masalah ini dari pemberitaan media. Kami sebagai komisaris tidak dilaporkan secara keseluruhan atau tidak detil. Saat masuk pemberitaan media, kami juga baru tahu itu ketika dikabari dewan direksi," ujar Sandiaga sebagai saksi sidang Dudung Purwadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Rabu (30/8).
Pada perkara ini, Dudung didakwa bersama-sama Nazaruddin dan Made Megawa telah bersepakat memenangkan PT DGI sebagai pelaksana atau rekanan proyek pembangunan RS Universitas Udayana. Perbuatan Dudung diduga memperkaya PT DGI sebesar Rp 6,780 miliar pada 2009 dan sebesar Rp 17,9 miliar pada 2010.
Penetapan Dudung sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan dari Idris, dimana dirinya terbukti bersalah memberikan cek senilai Rp 4,3 miliar kepada Nazaruddin dan Rp 3,2 miliar kepada Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam. Ia pun divonis selama 2 tahun penjara pada 2011.
Pada 21 Desember 2015, Dudung ditetapkan sebagai tersangka dalam korupsi Wisma Atlet. Ia didakwa ikut bersepakat dengan Nazaruddin untuk memenangkan PT DGI sebagai pemenang tender. Ia juga didakwa memperkaya Nazaruddin dan korporasi yang dikendalikannya, yakni PT Anak Negeri, PT Anugrah Nusantara, dan Group Permai.
Selain itu, Dudung didakwa telah memperkaya Nazaruddin dan korporasi yang dia kendalikan, yakni PT Anak Negeri, PT Anugrah Nusantara, dan Group Permai sejumlah Rp 10,2 miliar.
Sedangkan Sandiaga Uno mengaku menjabat sebagai komisaris PT DGI pada 2007. Pada 2015, ia memutuskan mundur dari jabatan komisaris karena ingin fokus berpolitik. Berarti masa kerjanya di perusahaan tersbeut sejak 2007-2015 atau selama 8 (delapan) tahun di saat terjadinya perskeongkolan pemenangan tender untuk wisma atlet Palembang dan pengadaan alkes RS Udayana.
Untuk masalah dugaan korupsi pengadaan alkes RS Udayana, terseretnya nama Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno adalah berdasarkan keterangan berita acara pemeriksaan (BAP) Nazaruddin yang menyebutkan bahwa Dudung pernah bertemu dengan Sandiaga, Anas Urbaningrum (mantan Ketua Umum Partai Demokrat) serta Nazarudin sendiri yang kala itu memang sebagai bendahara umum partai Demokrat, untuk keperluan membahas proyek tersebut.
Beberapa hari lalu, Sandiaga mengeluarkan statementnya yang menurut kami begitu frontal tentang penutupan Hotel Alexis yang berada di Jakarta utara tersebut. Penutupan tempat hiburan yang tidak terbukti melakukan tindakan kriminal seperti pengedaran narkoba dan prostitusi pastinya tidak mudah ditutup begitu saja.
Menurut Ahok yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, menyatakan bahwa pentutupan Alexis harus sesuai perda pasal 99 Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan. Dalam perda itu, pengelola tempat hiburan malam yang melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan, dan pemakaian narkoba akan dikenai pencabutan izin usaha. Jadi, tidak bisa sesuai dengan emosi apalagi tidak ada bukti, ini sudah pasti hanya mencari sensasi. Markibong mendapatkan bukti bahwa pernyataan Sandiaga uno tersebut merupakan sinyal kepada Alexis dan perintah FPI 1. Alexis harus memberikan jatah kepada Sandiaga selaku orang yang akan berkuasa. 2. Membayar jatah preman FPI dan ormas radikal lainnya yang hidupnya dari pemerasan, (Jika tidak alexis ditutup saja, bayar jatah bulanan atau mau ditutup?). Mengapa kami bisa menyimpulkan demikian? Masih ingat dengan Pilkada kemarin, kampanye hitam, tolak mayat bahkan jual ayat agar bisa mereka merebut hati rakyat, siapakah yang mempelopori, kalau bukan FPI. Penutupan hiburan malam oleh sandiaga merupakan tindakan premanisme oleh Pemprov, ketidak dewasaan dalam berucap dan bertindak bisa menjerumuskan jakarta 5 tahun mendatang. Dari persoalan rumah DP 0% yang saat ini masih menjadi topik yang tak masuk akal, penutupan alexis hingga merangkul preman-preman kalijodo untuk bekerjasama, itu merupakan sebuah tindakan yang prematur atau dipaksakan. Sandiaga tidak menutup alexis, maka FPI akan merongrong pemerintahan Anies-Sandi karena tidak tunduk pada hukum FPI yang telah bersusah payah jual ayat dan mayat untuk kemenangan mereka, ini juga menjadi sebuah dilema yang tak terelakkan bagi mereka. Bagai makan buah semelekete, eh...simalakama maksudnya, dimakan mati FPI gak dimakan mati HTI. Inilah berbahayanya mereka ditunggangi oleh islam garis keras, jika kami mengeluarkan statement seperti ini, kami yakin Jusuf Kalla akan baper lagi dengan mengatakan, "sangat disayangkan media sekelas markibong memfitnah Anies-sandi dtunggangi islam garis keras alias FPI dan HTI", wuish... Coba pak JK berani kritik markibong, kelar hidupnya. Oke, Tindakan Sandiaga uno ini sebenarnya sudah sangat melenceng dan merupakan pengancaman kepada usaha-usaha hiburan malam dijakarta, ucapan yang menurut kami sebuah kemabukan belaka merupakan pencitraan terhadap kaum radikalis ini agar terlihat wow gituh... Nah, soal janjinya ingin menjual saham pemprov di perusahaan bir yang katanya tidak ada faedahnya bagi banyak orang juga menuai cibiran dan kontroversi. Bagaimana mungkin menjual saham milik pemprov yang memberikan hasil nyata bagi kas pemprov DKI, kok malah mau dijual, gak usah sok munafiklah, baru quick count 4 jam saja timsesnya sudah pada mabok whisky. Jadi tidak usah soak agamis dan suci jika didalam hati masih ada keinginan hati untuk membeli bini. Saya yakin anak-anak saja bisa kita ajak berpikir mengapa sandi nekad melakukan hal ini, jawabannya adalah bahwa Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di tunggangi oleh FPI dan Islam garis keras, bukan Islam GARIS LURUS seperti NU. Jadi warga jakarta, selamat atas pilihan anda telah memilih preman menjadi pemimpin anda, Perda FPI bukan DKI. Salam waras 2017
Cawagub DKI Sandiaga Uno ini berlatar belakang pengusaha, tapi track record usahanya jika kita melihat dari beberapa kasus yang menimpanya kita bisa menyimpulkan bahwa Sandiaga Uno adalah seorang broker juga. Ia berani berspkekulasi demi menwujudkan apa yang ia inginkan tercapai. Rencananya ingin menjual saham perusahaan milik pemprov DKI di perusahaan bir PT. Delta Djakarta Tbk, patut warga curigai ada apa maksud dari semua ini. Pertama, dalam pertarungan Pilkada DKI ini, mereka banyak sekali mengeluarkan biaya yang nilainya sangat fantastis, sebagai seorang pengusaha, Sandiaga Uno pasti memperhitungkan apa yang bisa ia dapatkan dari jabatannya sebagai Wagub setelah dilantik oktober mendatang. Dari gaji, tunjangan jabatan dan biaya operasional yang didapat dari jabatannya sebagai wakil gubernur tidak semudah itu bisa menutup pengeluarannya selama ini, terlebih lagi janji-jani politik dengan elit yang mendukungnya maju, akan selalu mencekiknya sehingga cara menjual saham milik pemerintah DKI pun bisa saja menjadi salah satu jalan mereka membayar utang. Setelah Anies keluar dari balaikota dengan wajah muram menunjukan hopeless (tidak ada harapan) mereka untuk menggarong uagn demi kepetingan mereka. Sistem e-budgeting yang dirancang Ahok begitu ketat membuat mereka gigit jari dan berpikir jalan mana yang cepat untuk melunasi janji-janji mereka. Cawagub DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan komitmennya untuk menjual saham Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di perusahaan pemilik lisensi bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Menurutnya, tidak esensial jika Pemprov miliki saham di perusahaan yang tidak mempunyai kepentingan bagi hajat hidup orang banyak.
"Banyak banget yang berminat karena perusahaannya untung dan bagus, tapi nggak cocok dimiliki oleh Pemprov. Karena itu bukan hajat hidup orang banyak," tegas Sandi usai menghadiri acara tasyakuran kemenangan Anies-Sandi yang diselenggarakan Kelompok Menang Bersama Quran di Jl Ekor Kuning No 39, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (23/4/2017).
Untuk penjualan saham milik Pemprov DKI Jakarta, ia baru mempertimbangkan penjualan saham bir saja. Diketahui, saham Pemprov DKI di DLTA sebesar 23,34 persen.
"Yang pasti yang sudah terucap janji baru bir ya. Kalau yang lain belum ada. Belum pernah saya mengatakan pendapat saya," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut atas wacana ini Sandi mengaku telah menarget perusahaan investasi untuk mengkaji lebih lanjut. Tentunya yang sudah mumpuni menangani usaha milik pemerintah.
"Tapi ini nanti sebagai bagian rekonsiliasi kita akan tunjuk investment banker yang paling mumpuni yaitu Multidana Reksa atau Bahana yang biasa punya pemerintah yang biasa mengkaji penjualan," ungkapnya.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan soal kenaikan saham perusahaannya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), sehari setelah Pilgub DKI.
Sandiaga menegaskan kenaikan tersebut terjadi karena selentingan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sesaat sebelum pencoblosan.
"Ini mungkin gara-gara Pak Basuki ngomong saat deklarasi damai. Saya sampaikan apapun yang dilakukan pelaku pasar itu murni bisnis. Saya sekarang sudah nggak ada di korporasi. Jadi dipastikan akan memihak pada warga kebanyakan bukan pada perusahaan," kata Sandiaga di Jalan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).
Sandiaga mengatakan kemenangan dirinya via quick count membawa efek positif dari sisi ekonomi. Ia mengatakan tidak hanya perusahaan besar yang mendapatkan dampak tersebut tapi juga pasar secara umum.
"Reaksi pasar itu nggak bisa dupungkiri ini sebuah harapan bagi mereka bahwa ekonomi akan lebih bergerak. Harga-harga juga ikut terbantu," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ahok mengatakan bahwa saham milik perusahaan Sandiaga akan naik bila terpilih. Dirinya juga meyakinkan kepada warga bahwa memiliki hubungan yang baik dengan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
"Kami, berdua, bercanda 'kalau yang nomor 3 menang, saham Saratoga naik'. Pada dasarnya, kami ini teman. Suasana di bawah ini yang bikin suasananya jadi kayak nggak berteman. Tentu kita harapkan, semua bisa jalan dengan baik," ucap Ahok dalam acara deklarasi damai di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin awal pekan ini.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri pameran kerajinan dari warga difabel di gedung DPR RI. Sandiaga mengatakan pemerintah perlu ikut mendukung warga difabel untuk menjadi mandiri.
Sandiaga hadir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017) sekitar pukul 12.00 WIB. Dirinya juga disambut oleh Waketum Partai Gerindra Fadli Zon yang merupakan Wakil Ketua DPR.
Sandiaga tampak akrab bercengkrama dengan Fadli Zon. Ia mengajak Fadli Zon berkunjung ke yayasan difabel yang diasuhnya.
"Ini penting Pak para difabel untuk selalu dibimbing. Terutama dalam hal wirausaha, bimbingan diperlukan agar bisa dilakukan pelatihan dalam bentuk pengemasan. Karena kemasan berpengaruh 70 persen pada penjulan," kata Sandiaga ke Fadli Zon.
Sandiaga dan Fadli Zon di DPR / Foto: Fida/detikcom
Sandiaga berjanji akan memberikan akses yang terbuka pada warga difabel di Jakarta. Dirinya yakin para difabel akan sukses bila dilatih.
"Kita akan pastikan seluruh di Jakarta fasilitasnya ada keseteraan akses untuk penyandang disabel, bukan hanya fasilitas perkantoran, tapi juga olahraga, umum dan fasilitas yang akan meningkatkan kesetaraan. Kita yakin mereka semua ini bukan mememiliki kekurangan tapi memiliki banyak kelebihan. Kalau dilatih akan menciptakan banyak peluang, akan bisa menciptakan lapangan kerja" ujar Sandiaga.
Sandiaga berjanji akan memberikan kuota yang lebih besar pada warga difabel di Jakarta. Ia akan mengajak warga difabel bergabung dalam program OK OCE.
"Kami sudah merancang kegiatan yang melibatkan lapangan kerja buat warga Jakarta. Program yang membentuk adalah pemerataan. OK OCE buat difabilitas dirancang jauh hari, kita yakin melalui OK OCE akan terbentuk banyak lapangan kerja untuk mereka," katanya.
Hello world, begitulah salam khas Anonymous jika ingin memyapa melalui video fenomenal mereka di chanel youtube milik Anonymous.
https://www.youtube.com/user/AnonymousWorldvoce
Video yang beredar merupakan video fitnah, jika tidak benar adanya kamipun bisa meradang. Video tersebut dibuat oleh anak-anak Jogja yang berusaha membuat ketenaran belaka melalui channel youtube mereka. Ini tidaklah sama dengan kasus Rizieq Shihab dan Firza Husein, mengapa? Karena kasus Firza merupakan kebenaran yang tidak bisa dipungkiri atas skandal mereka berdua, karena chating tersebut di screen shoot oleh anggota kepolisian pada saat firza husein di tahan.
Hanya saja kali ini kami menbantah bahwa Anonymous terlibat dalam pembuatan video murahan tersebut. Anonymous sekali meluncurkan video pasti sudah melalui tahapan proses investigasi panjang dan penuh dengan bukti yang lebih akurat dan biasanya Anonymous biasa membongkar skandal kelas dunia yang dapat mengancam keberlangsungan umat manusia, seperti perang, prostitusi, Mega korupsi dsb. Itupun berkaitan dengan negara mereka yakni Amerika.
Saya bisa saja membuat chating menggunakan HP yang berbeda dan membuat screenshoot demikian kemudian membuat Video slide dan mempublish video tersebut. Ini hasil Investigasi dan analisa kami tentang whatsapp dan video yang beredar.
Whatsapp merupakan aplikasi chating lintas platform yang digunakan untuk berbagi pesan, video atau foto dengan mudah hanya menggunakan data internet yang biasa kita gunakan untuk browsing, email dan juga kegiatan internet lainnya. whatsapp telah diakuisisi oleh Mark Zucekerberg tahun 2014 dengan nilai $19 Milyar atau setara Rp 222,7 Triliun.
Mark melihat peluang terbesar dalam sejarah aplikasi chating yang mampu mendongkrak pendapatan facebook sehingga ia tidak pikir panjang merogoh koceng hingga Rp.222,7 triliun. Keamanan Whatsapp sangatlah tidak bisa kita ragukan lagi karena komitmen Mark Zuckerberg ketika pertama kali ia mendirikan facebook adalah menjaga keamaan system facebook, karena jika facebook jebol itu merupakan pembocoran terhadap brangkas perusahaan facebook.
Whatsapp merupakan anak perusahaan facebook yang memiliki tingkat keamanan tinggi dengan pesan terenskripsi, pihak whatsapp dan facebook pun tidak mengetahu isi pesan anda karena pensan anda berupa kode generate dan tidak tersimpan pada server whatsapp, jadi mengapa whatsapp sangat aman dan tidak mudah diretas.
Saking whatsapp merupakan aplikasi chating paling aman didunia, sehingga india menendang whatsapp untuk keluar dari india dan tidak boleh digunakan di india, mengapa? Karena pemerintah india sudah tidak memiliki wewenang lagi untuk meminta transkrip percakapan pelanggan yang diduga memiliki keterlibatan kegiatan terorisme.
jadi kesimpulan investigasi kami soal video yang beredar adalah hoax dan ini poin yang kami bagikan kepada anda agar anda cerdas dan tidak termakan hoax rendahan seperti ini.
1. whatsapp tidak mudah diretas kecuali peretas memegang hp korban dan menscan barcode whatsapp web.
Sementara untuk sekelas anies dan MZ tidaklah semudah itu handphone mereka bisa berada di tangan orang lain tanpa menggunakan password karena secara logika pesan pribadi mereka ada pada handphone tersebut.
2. Jika peretasan dilakukan dengan mengkloning nomor hp seperti apa yang dikatakan Rizieq Shihab, itu sangatlah tidak mungkin karena provider memiliki system mendeteksi nomor sama dan secara otomastis menonaktifkan salah satu nomornya dengan memberitahukan kepada pelanggannya terlebih dahulu.
3. sangatlah tidak mungkin sandiaga uno mampu menyimpan hal haram tersebut di handphonenya terlalu lama sementara dia memiliki istri yang sah yang bisa saja sesekali membuka handphonenya ( terkecuali mereka memiliki kesepakatan bahwa handphone tidak boleh dibuka oleh pasangannya, jika itu terjadi, ada kemungkinan istri sandi selingkuh juga).
4. Pada screenshot chatingan tersebut tidak menunjukan avatar sandiaga uno dan tanggal pasti. (itu menunjukan bahwa screenshoot itu adalah baru saja dilakukan).
Tujuan pembuatan video tersbut tidak lebih untuk mempopulerkan chanel youtubenya agar memiliki banyak subcribe dan bisa mendapatkan keuntungan dari YGA. Fitnah ini tidak bagus, ini menyangkut tentang privasi seseorang dan juga masa depan rumah tangga orang lain.
Dalam konteks pilkada DKI saat ini, sangatlah tak etis dengan membuat video fitnah demikian, karena merupakan penyerangan terhadap karakter tertuduh seperti Sandiaga Uno.
Apakah ini juga bisa merugikan Pihak Ahok? Ya pastilah ini bisa merugikan Pihak Ahok, karena dianggap menebar fitnah melalui buzzer ahokers.
Pesan kami kepada anda penebar video ini kami ingatkan untuk stop mempublikasikannya karena kami akan membongkar jati diri anda, jangan bawa anonymous atau juga grup hacker lainnya. Markibong007 tidak segan-segan melucuti anda semua, marilah kita berdiri tegak atas kebenaran, jika ya katakan ya, jika tidak katakan tidak!!!.