Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Adi Deryan mengatakan, polisi akan memeriksa kembali Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab jika pulang ke Indonesia. Rizieq masih di Arab Saudi sejak kasus percakapan berkonten pornografi mulai diselidiki polisi.
“Beliau sedang beribadah, kami beri kesempatan beribadah. Pasti beliau rindu dengan tanah air, ketika beliau datang di tanah air kami minta beliau memberi keterangan lanjutan,” kata Adi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (29/8).
Adi tidak menentukan tenggat waktu khusus untuk pemeriksaan Rizieq. Dia yakin Rizieq akan kembali ke Indonesia walau tak bisa memastikan waktunya. Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Rizieq di Arab Saudi. Pemeriksaan itu dianggap belum cukup lantaran yang bersangkutan sedang ibadah.
Rabu (23/8) lalu kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro mengajukan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk kasus yang menjerat kliennya itu. Surat tersebut sudah dikirim ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Adi mengatakan keputusan SP3 akan disampaikan pada gelar perkara. Menurutnya surat itu juga akan diteruskan ke pimpinan. “Jadi ada hal-hal atau kriteria apa saja proses penyidikan itu dapat dihentikan. Saya pikir penasihat hukum sudah tahu bahwa pengambilan keputusan penghentian penyidikan itu didasari pada alasan dasar yang jelas,” kata Adi.
Polisi telah menetapkan Rizieq sebagai tersangka dalam kasus ini pada Senin (29/5). Sebelum penetapan itu, Rizieq pergi ke Arab Saudi. Sejak itu, dia belum kembali lagi ke Indonesia. Sementara polisi masih menunggu Rizeq pulang untuk melengkapi berkasnya.
Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Selain Rizieq, polisi juga telah menetapkan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein, sebagai tersangka dugaan penyebaran percakapan dan foto pornografi lewat aplikasi pesan. (pmg/gil)
Amien Rais Bersama Habib Rizieq di Mekkah (foto jawa pos)
Apa yang pernah kita bongkar pada awal aksi bela islam 212 tahun lalu tentang rencana mereka ingin menggulingkan pemerintahan Jokowi bukan isapan jempol belaka. Rencana makar yang memang sudah dirancang oleh kaum radikalis ini yang dikomandoi oleh Rizieq Shihab mendapat titik terang setelah pernyataan Rizieq yang secara terang-terangan menentang Pemerintah dengan menuduh pemerintah Indonesia ini menganut paham komunisme, marxisme, liberalisme dan paham sesat lainnya, dan jika dikaitkan dengan aksi makar oleh anggotanya tidak bisa dipungkiri lagi bahwa otak dibalik makar adalah RIZIEQ SHIHAB
Menebarkan kebencian di kalangan umat islam merupakan gayanya agar ia mendapatkan banyak massa dan mudah mengintervensi hukum dan negara. Tapi tidak Pancasila dan Kebhinekaan.
Menjadi buronan Polda Metro Jaya tak membuat Habib Rizieq Shihab takut tampil di media dan mengomentari keadaan demokrasi Indonesia. Bahkan, Imam Besar Front Pembela Islam yang kini ada di Yaman itu buka suara soal pertemuan antara petinggi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia dengan Presiden Joko Widodo.
Dalam keterangannya melalui video, dia yang menjabat sebagai Ketua Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI menyampaikan beberapa hal. Apresiasi tinggi dan jutaan terima kasih dia sampaikan kepada semua elemen bangsa yang selama ini selalu bersama para Habaib dan Ulama mengawal Aksi Bela Islam yang disebutnya untuk perjuangan melawan Kezaliman dan Kemunkaran.
"Saya dari kejauhan selalu memonitor dan mencermati serta mengevaluasi semua pergerakan para sahabat baik dari kalangan Islam maupun Nasionalis di negeri tercinta Indonesia," kata dia.
Kepada umat yang setia mendukung dia, Rizieq mengatakan harus selalu waspada. "Terhadap lawan kita harus bersikap negatif thinking yaitu berfikir negatif untuk tetap membangun kewaspadaan, maka terhadap kawan kita wajib bersikap positif thinking yaitu berfikir positif untuk menjaga persatuan dan persaudaraan," sambung dia.
Menurutnya, GNPF-MUI akan menggelar rapat akbar dengan pimpinan semua elemen juang untuk melaporkan tentang apa yang sudah, dan sedang, serta akan dilakukan dalam perjuangan Aksi Bela Islam selanjutnya.
"Insya Allah, rapat akbar yang akan digelar GNPF MUI yang akan datang ini akan menjadi satu forum silaturrahmi untuk lebih memperkuat tali persaudaraan dan persatuan semua Elemen Juang yang pro Aksi Bela Islam selama ini," ucapnya.
Dia mengingatkan agar masyarakat berhenti melakukan perdebatan via media sosial karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat. Tak hanya itu, Rizieq juga mengeluarkan ultimatum dengan situasi semacam ini.
"Rekonsilasi atau revolusi. Ultimatum ini bukan menyerah, sekali lagi saya katakan ultimatum ini bukan sikap menyerah. Akan tetapi justru sikap kesatria habib dan ulama dalam mengimplementasikan RUH Aksi Bela Islam 411 dan 212 yang selalu mengedepankan dialog serta perdamaian dengan semua pihak," papar dia.
Menurutnya, tak ada rekonsiliasi tanpa stop kriminalisasi ulama dan aktivis. "Tidak ada rekonsiliasi tanpa stop penistaan terhadap agama apapun. Tidak ada rekonsiliasi tanpa stop penyebaran paham komunisme, marxisme, leninisme dan liberalisme serta paham sesat lainnya," sambungnya.
Menurut dia, bila rekonsiliasi gagal, maka jalan lainnya adalah jihad untuk revolusi damai. "Ganti rezim pelindung penista agama dan pelanggar konstitusi negara. Bersihkan negara dari neolib dan neo PKI," ucap Rizieq.
Dia juga meminta agar umat tetap menjaga keutuhan NKRI dan tegakkan supermasi hukum di semua bidang. Dan juga kembali ke UUD 18 Agustus 1945 yang asli dan dijiwai Piagam Jakarta 22 Juni 1945.
Rizieq Shihab meminta ormas yang tergabung dalam GNPF MUI tidak saling curiga terhadap pertemuan GNPF MUI dengan Presiden Jokowi.
Jakarta, Markibong -- Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyatakan pertemuan tokoh GNPF MUI dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Minggu (25/6) lalu bukan bentuk pelemahan dan pengkhianatan terhadap perjuangan aksi bela Islam.
Hal itu disampaikan Rizieq lewat rekaman suara yang diterima CNNIndonesia.com dari pengacaranya, Kapitra Ampera, Minggu (2/7). Menurut Rizieq, pertemuan dengan Presiden Jokowi harus dimaknai sebagai bagian dari peran GNPF MUI dalam membangun komunikasi dan dialog dengan semua pihak.
"Jangan serta merta diartikan sebagai bentuk pelemahan perjuangan, apalagi pengkhianatan," ujar Rizieq yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina GNPF MUI. Lebih jauh, Rizieq yang saat ini masih berada di Arab Saudi mengatakan dirinya selalu memonitor dan mengevaluasi pergerakan umat Islam di Indonesia.
Rizieq menyebut dirinya mengamati perkembangan pergerakan GNPF -MUI, Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Presidium Alumni 212, hingga gerakan ormas Islam dan pondok pesantren.
Baginya, setiap elemen gerakan aksi pro bela Islam saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. Untuk itu, Rizieq berharap berbagai gerakan elemen pro aksi bela Islam dapat saling mengerti satu sama lain dan tidak boleh saling curiga.
"Jika terhadap 'Lawan' kita harus bersikap 'Negatif Thinking' yaitu berfikir negatif untuk tetap membangun kewaspadaan, maka terhadap 'Kawan' kita wajib bersikap 'Positif Thinking' yaitu berfikir positif untuk menjaga persatuan dan persaudaraan," ujarnya.
Melalui rekaman yang sama, Rizieq juga meminta umat Islam untuk menghentikan pedebatan di media sosial karena akan memecah belah umat.
"Stop perdebatan via media sosial karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat," katanya.
Nah, disini kita melihat bahwa ternyata Rizieq ini beserta ormas-ormas lainnya menganggap Presiden adalah sebagai musuh mereka sehingga ketika GNPF MUI melakukan dialog dengan presiden, Rizieq memberikan penjelasan kepada seluruh elemen yang bergabung dalam GNPF MUI agar tidak saling curiga dan menganggapnya sebagai penghianat.
Sekarang jelas bukan bahwa mereka berusaha untuk intervensi negara ini dengan cara mereka sendiri agar mereka dengan bebas menjajah negara ini dengan jubah ulamanya. Dengan demikian negara ini sudah berada ditangan mereka, apabila Habib Rizieq bebas kasus hukum yang menjeratnya. Sementara negara kita adalah negara hukum dan hukum dinegara kita ini tidak pandang bulu Equality before law.
Jadi sekarang terbukti bahwa Rizieq beserta kroninya ingin menguasai Indonesia dengan ideologi khilafah mereka.
Polisi menyita ponsel genggam pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.
Ponsel didapat penyidik dari tangan Ketua FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas.
Polisi melakukan penyidikan atas kasus dugaan percakapan mesum antara Rizieq dengan Firza Husein.
Bukti-bukti dikumpulkan, termasuk ponsel milik Rizieq.
Polisi mendapati ponsel bukan dari tangan Rizieq langsung.
"Dari orang lain. Dari Muchsin," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (2/5/2017).
Ponsel bukan diserahkan, melainkan polisi mencari sendiri, "Kami yang cari," kata Argo.
Dari ponsel Rizieq, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menemukan percakapan intens antara Rizieq dan Firza, "Iya (intens, -red)," kata Argo
Penyidik tengah mendalami adanya percakapan berupa WhatsApp, dan saling kirim gambar melalui aplikasi komunikasi itu.
Saat dikonfirmasi Rizieq atau Firza yang memulai percakapan, "Nanti dibuka di pengadilan," kata Argo.
Bentuk percakapan diduga Rizieq dan Firza berisi rekaman suara yang berdurasi sekitar empat menit dalam bentuk video.
Video itu berisi percakapan yang diduga dilakukan Firza dengan seorang perempuan bernama Emma.
Dalam video tersebut, hanya terdengar satu suara perempuan diduga Firza yang mengeluhkan sosok yang disebut Habib Rizieq.
Video itu juga menampilkan percakapan di WhatsApp antara seseorang yang diduga bernama Firza dengan seseorang yang mengatasnamakan Habib Rizieq.
Percakapan ini disertai juga beberapa gambar perempuan tanpa pakaian.
Video percakapan diduga Rizieq dan Firza tersebar di dunia maya. Lantaran dianggap meresahkan masyarakat, Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi melaporkan video itu, dengan nomor LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus. Terlapor masih status penyelidikan.
Pelaporan didasarkan pada pasal 4 ayat (1) juncto pasal 29 dan/atau pasal 32 UU 44/2008 tentang pornografi, serta pasal 27 ayat (1) juncto pasal 45 ayat (1) UU 11/2008 tentang ITE.
Atas pelaporan itu, polisi telah mengumpulkan bukti-bukti berdasarkan keterangan sejumlah ahli, yakni ahli bidang forensik digital dan antropometri, ahli pidana, serta ahli bahasa.
Ahli antropometri dan digital forensik dimintai keterangan untuk mencocokkan percakapan WhatsApp yang beredar dengan fakta yang dikumpulkan polisi.
Polisi juga telah menggeledah rumah Firza Husein di Jalan Makmur Lubang Buaya Jakarta Timur, Rabu (1/2/2017) lalu.
Saat penggeledahan, polisi menyita barang bukti di rumah Firza. Misal, TV, seprai kasur dan motif lantai.
Hasilnya identik dengan gambar pada video yang berunsur pornografi. Polisi akan menyusun keterangan saksi dan ahli untuk dicocokan dengan barang bukti dalam kasus yang telah masuk ke tahap penyidikan itu.
Sudah ada 10 saksi dan ahli yand diperiksa dalam kasus tersebut.
Markibong.com-Rekayasa penembakan terhadap Rizieq Shihab Jumat 28/3/2017 oleh sniper gadungan alias sniper ala FPI, merupakan alasan Rizieq untuk melarikan diri ke luar negeri dengan dalih bahwa ia tidak aman berada di Inndonesia". Kata Rizieq sebelum bertolak ke Arab saudi.
Alasan ibadah dan umrohpun menjadi senjatanya agar ia segera meluncur keluar negeri dan melarikan diri, supaya kasus firza hots yang menjeratnya menguap begitu saja. "Tapi jangan kira bisa melarikan diri, jika tidak kembali ke indonesia bila dipanggil polisi, maka ia akan di jemput paksa dan dijadikan DPO" ujar polisi.
Kasus Rizieq kali ini merupakan kasus terbanyak sepanjang sejarah hidup Rizieq, 15 kasus jika saja diproses perkasus dengan maksimal hukuman 2 tahun penjara, berarti Rizieq harus mendekam didalam penjara selama 30 tahun dan membusuk didalam hotel prodeo.
Ilmu melarikan diri ala Rizieq ini sama dengan ilmu para koruptor dan penjahat negara yang raib bagaikan ditelan bumi ketika mereka melarikan diri keluar negeri. Ahok yang katanya penista agama dan perusuh tapi justru lebih berani daripada Rizieq ini, tak satupun panggilan polisi yang Ahok absen tidak hadiri. Ia memberikan panutan dan contoh bahwa sebagai warga negara yang baik kita harus patuh hukum.
Aksi bela Islam berjilid-jilid memaksa Ahok untuk di tangkap dan dipenjara, merupakan Politisasi agama semata agar memenangkan Anes-Sandi yang notabene adalah orang yang mereka dukung melalui ormas Islam garis" ungkap Media The Journal.
Pantauan polisi saat ini mencurigai bahwa kasus penembakan terhadap Rizieq merupakan pintu keluar bagi Rizieq untuk melarikan diri dan tidak kembali ke Indonesia. Jika benar sniper, Rizieq saat ini sudah pasti tewas, jika Rizieq tidak tewas, berarti itu hanyalah krikil yang di lempar kearah jendela kamar Rizieq oleh anggota FPI nya sendiri.
Kesimpulannya bahwa Rizieq saat ini sedang melarikan diri dan siap-siap menjadi DPO.
Siang ini, Jumat (28/4/2017), beredar kabar kediaman pimpinan FPI Rizieq Shihab di Mega Mendung Jawa Barat ditembak sniper.
Akun instagram @rat0n0efendi menggugah penembakan itu lengkap dengan sebuah foto kaca pecah.
"TEROR SNIPER UNTUK HABIB RIZIEQ Tempat Shalat di Kamar Pribadi Habib Rizieq di Mega Mendung dibidik sniper...Musuh kirim pesan bahwa dia tahu tempat Habib Rizieq paling pribadi dan dia bisa menjangkaunya dengan bidikan maut," tulis akun instagram @rat0n0efendi yang dicek Tribunnews.com hari ini.
Akun yang sama di Facebook menuliskan hal serupa lengkap dengan fotonya.
Kabar mengenai penembakan Rizieq itu juga dikemukakan Ketua Panitia Tamasya Al Maidah, Ansufri Idrus Sambo atau Ustaz Sambo di Komnas HAM Jakarta, siang tadi.
"Jadi dia habis zikir pagi-pagi, di depan rumanhya, kan ada pendopo. Itu ditembak, tapi meleset," ujar Ansufri kepada wartawan di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).
Menurut dia, penembakan terhadap kediaman Rizieq dilakukan orang tak dikenal, Selasa (25/4/2017) lalu.
Menurut Ansufri, di depan rumah Habib Rizieq di kawasan Megamendung, kabupaten Bogor, Jawa Barat, memang terdapat pendopo yang biasa digunakan untuk berzikir.
Selasa lalu saat menunaikan ibadah tersebut, Ustaz Sambo meyebut ada peluru yang mendarat di pendopo, tidak jauh dari tempat Habib Rizieq berzikir.
Setelah kejadian itu, penjagaan di tempat tersebut diperketat.
Habib Rizieq setelah kejadian itu berangkat ke Tanah Suci untuk umroh bareng 18 anggota keluarganya.
Rizieq langsung mengurus segala sesuatunya agar ia dan keluarga besarnya bisa segera meninggalkan tanah air, untuk pergi berlindung sekaligus umroh ke tanah suci.
Sehari setelah kejadian tersebut rombongan Habib Rizieq yang berjumlah delapan belas orang itu langsung pergi ke Arab Saudi.
Dikatakan bahwa Habib Rizieq mengurus segala sesuatunya dengan cepat, termasuk mengurus visa untuk keberangkatan umroh.
"Dia kan ulama, punya jaringan, banyak yang mau membantu," katanya.
Namun sayangnya kasus penembakan tersebut tidak dilaporkan ke Polisi.
Akan tetapi menurut, Ustaz Sambo, pihak Rizieq sudah menyimpan peluru yang nyaris menyasar sang habib, dan akan menggelar konferensi pers dalam waktu dekat.
Sampai kapan Rizieq pergi meninggalkan tanah air, dia menyebut Habib Rizieq akan kembali ke tanah air jika segala teror dan ancaman yang dialami belakangan ini berakhir.
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, berjanji memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan chat WhatsApp berkonten pornografi.
Rizieq tidak memenuhi panggilan polisi terkait kasus tersebut yang dijadwalkan pada Selasa (25/4/2017).
"Tetap menjanjikan akan hadir, cuma disesuaikan jadwal beliau, disesuaikan waktunya," kata Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro saat dikonfirmasi, Kamis (27/4/2017).
Sugito mengatakan, Rizieq memiliki sejumlah jadwal yang harus disesuaikan.
Ia berjanji akan berkomunikasi dengan penyidik agar bisa melaksanakan pemeriksaan pada tanggal yang pas.
Sugito menanggapi rencana polisi yang siap menjemput Rizieq jika kembali mangkir dalam pemeriksaan.
"Itu hak kepolisian yang punya kekuatan untuk memanggil tapi kami sebagai pengacara punya hak untuk membela diri kalau boleh begitu dong itu kan masih saksi. Tapi kami komunikasikan baik-baik dengan kepolisian enggak bisa sewenang-wenang intinya macam itu," kata Sugito.
Kepolisian telah memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat atau mengetahui kasus percakapan WhatsApp berkonten pornografi tersebut.
Namun, Firza Husein, Rizieq, teman Firza bernama Emma, dan Pimpinan FPI DKI Jakarta Muchsin Alatas, tidak memenuhi panggilan kepolisian pada Selasa.(Nibras Nada Nailufar)
Tanggal 5 Juli, Abu Bakr al-Baghdadi, yang dikenal di antara para pendukungnya sebagai Khalifah Ibrahim, untuk pertama kalinya memperlihatkan wajahnya pada khotbah hari Jumat di Mosul, Irak.
Sebelumnya beberapa fotonya memang dibocorkan, tetapi Baghdadi sendiri tidak tampil di muka umum selama empat tahun sejak menjadi pemimpin kelompok yang sebelumnya bernama Negara Islami Jihadis Irak, nama sebelum ISIS, yang sekarang menjadi Negara Islami.
Sebelum April 2013, Baghdadi juga tidak terlalu banyak mengeluarkan pesan audio.
Pernyataan tertulis pertamanya adalah sambutannya terhadap tewasnya Osama Bin Laden pada bulan Mei 2011.
Pesan audio pertamanya dikeluarkan bulan Juli 2012, berisi ramalan kemenangan Negara Islam di masa depan.
Sejak kemunculan kelompok tersebut, 15 bulan lalu, informasi tentang Baghdadi yang disediakan untuk media meningkat.
Jumlah informasi khusus tentang latar belakangnya juga bertambah.
Keturunan Nabi Muhammad
Bulan Juli 2013, ahli ideologi asal Bahrain, Turki al-Binali, yang menggunakan nama Abu Humam Bakr bin Abd al-Aziz al-Athari, menulis biografi Baghdadi terutama untuk menggarisbawahi sejarah keluarga Baghdadi.
Dia menyatakan Baghdadi memang keturunan Nabi Muhammad, salah satu persyaratan kunci dalam sejarah Islam untuk menjadi khalifah atau pemimpin semua warga Muslim.
Hak atas fotomarkibongImage captionSebelumnya tidak begitu banyak foto Baghdadi yang beredar.
Baghdadi dikatakan berasal dari suku al-Bu Badri, yang sebagian besar berada di Samarra dan Diyala, Baghdad utara dan timur, dan secara historis penduduknya dikenal sebagai keturunan Muhammad.
Turki al-Binali kemudian menyebut bahwa sebelum invasi Amerika Serikat terhadap Irak, Baghdadi menerima gelar doktor dari Universitas Islamis Baghdad, yang memusatkan kajian pada kebudayaan, sejarah, hukum dan jurisprudensi Islam.
Baghdadi sempat berkhotbah di Masjid Imam Ahmad ibn Hanbal di Samarra.
Dia memang tidak memiliki gelar dari lembaga keagamaan Sunni seperti Universitas al-Azhar di Kairo atau Universitas Islami Madinah di Arab Saudi.
Meskipun demikian dia lebih memiliki pengalaman pendidikan Islam tradisional dibandingkan pemimpin al-Qaida, Osama Bin Laden dan Aymen al-Zawahiri, yang keduanya adalah orang biasa, insinyur dan dokter.
Karena itulah Baghdadi menerima pujian dan legitimasi yang lebih tinggi di antara pendukungnya.
Menjadi pemimpin
Setelah invasi AS terhadap Irak di tahun 2003, Baghdadi dan beberapa rekannya mendirikan Jamaat Jaysh Ahl al-Sunnah wa-l-Jamaah (JJASJ), Angkatan Bersenjata Kelompok Warga Sunni, yang beroperasi dari Samarra, Diyala, dan Baghdad.
Hak atas fotoMarkibongImage captionNegara Islam berusaha menguasai daerah kaya minyak di Irak dan Suriah.
Di dalam kelompok ini, Baghdadi menjadi pemimpin dewan hukum. Pasukan pimpinan AS menahannya dari bulan Februari-Desember 2004, tetapi membebaskannya karena Baghdadi tidak dianggap sebagai ancaman tingkat tinggi.
Mengikuti jejak al-Qaida di Tanah Dua Sungai mengubah nama menjadi Majlis Shura al-Mujahidin (Dewan Syura Mujahidin) pada permulaan tahun 2006, pimpinan JJASJ menyatakan dukunganya dan penggabungan diri.
Di dalam struktur baru, Baghdadi bergabung dalam dewan hukum.
Tetapi tidak lama kemudian organisasi mengumumkan perubahan nama kembali di akhir tahun 2006 menjadi Negara Islam Irak (ISI) Baghdadi menjadi pengurus umum dewan hukum provinsi di dalam "negara" baru disamping anggota dewan penasehat senior ISI.
Ketika pimpinan ISI, Abu Umar al-Baghdadi, meninggal pada April 2010, Abu Bakr al-Baghdadi menggantikannya.
Tokoh sejarah?
Sejak menjadi pemimpin Negara Islam, Baghdadi membangun dan membangkitkan kembali organisasi yang berantakan karena kebangkitan kesukuan Sunni yang menolaknya sementara di saat yang sama kekuatan militer AS juga meningkat.
Dibandingkan dengan usaha pertama Negara Islam untuk berkuasa dalam sepuluh tahun terakhir, sampai sejauh ini, walaupun masih menggunakan kekerasan, mereka dipandang lebih berhasil meskipun tetap timbul pertanyaan tentang kelangsungannya dalam jangka panjang.
Keberhasilan ini sebagian karena mereka menggabungkan penerapan hukum keras dengan layanan sosial, disamping juga strategi pemberian umpan.
Jika ditelaah, Negara Islami menargetkan wilayah di sepanjang Sungai Efrat dan Tigris di samping daerah yang memiliki minyak di Irak dan Suriah.
Baghdadi dan pemimpin Negara Islami lain menyadari monopoli atas energi dan peningkatan kekuatan militer akan memudahkan penghimpunan kekuatan.
Tidak bisa diramalkan secara persis nasib Negara Islam di masa mendatang, tetapi Baghdadi jelas membuat organisasinya menjadi lebih dikenal dunia.