Thursday, November 30, 2017

Untuk Pertama Kalinya Kepala Manusia Berhasil Ditransplantasikan ke Tubuh Lain


Ahli bedah saraf kontroversial Sergio Canavero kembali dengan klaim bahwa transplantasi kepala pertama di dunia "sudah dekat", setelah ilmuwan China berhasil melakukan transplantasi kepala pertama pada mayat manusia.

Dia mengungkapkan berita tersebut pada sebuah konferensi pers di Wina pada hari Jumat pagi, The Telegraph melaporkan. Profesor Canavero mengklaim bahwa prestasi tersebut dilakukan selama 18 jam di Harbin Medical University di China, di mana tim ahli bedah berhasil memutuskan hubungan kembali saraf tulang belakang, saraf, dan pembuluh darah di tulang belakang dan leher.

Operasi tersebut dipimpin oleh Dr Xiaoping Ren, seorang ahli bedah yang sebelumnya telah mentransplantasi kepala monyet dan banyak hewan pengerat. Universitas Kedokteran Harbin diharapkan untuk menulis laporan lengkap mengenai operasi tersebut dalam beberapa hari ke depan.

"Transplantasi manusia pertama pada mayat manusia telah dilakukan," kata Canavero kepada kerumunan, menurut Telegraph. "Transfer kepala penuh antara donor organ otak-mati adalah tahap berikutnya. Dan itu adalah langkah terakhir untuk transplantasi kepala formal untuk kondisi medis yang akan segera terjadi. "

Dalam sebuah wawancara telepon hari ini, Canavero mengatakan kepada USA Today bahwa operasi tersebut akan berlangsung di China karena pendirian ilmiah dan otoritas Eropa dan AS tidak bersedia untuk mendukung operasi yang diperdebatkan tersebut.

"Orang Amerika tidak mengerti," katanya. "Presiden China Xi Jinping ingin mengembalikan kehebatan China. Dia ingin menjadikannya satu-satunya negara adikuasa di dunia. Saya yakin dia melakukannya. "

Rencana Italia eksentrik untuk melakukan transplantasi kepala manusia hidup pertama telah dikelilingi dan menimbulkan kontroversi. Kembali pada tahun 2015, dia memperkirakan operasi akan dilakukan dan dibersihkan pada tahun 2017, namun hal itu terlihat tidak mungkin mengingat perkembangan baru-baru ini.

Meskipun Canavero telah menghabiskan beberapa tahun terakhir ini untuk menulis studi ilmiah tentang prestasi tersebut, keraguan besar terus dilontarkan ke dalam legitimasi ilmiah dari janji besarnya. Arthur Caplan, kepala etika medis di Langone Medical Center New York University, mengatakan bahwa Canavero "tidak waras".
Berbicara kepada Wired pada bulan Mei tahun ini tentang operasi transplantasi kepala, ahli syarafwan Dean Burnett berkata: "Ketika seseorang membuat klaim yang ekstrem, aturan praktis saya adalah: Jika mereka belum memberikan bukti ilmiah yang kuat, namun mereka telah melakukan percakapan TED , lonceng alarm harus berdering. "
This article originally appeared on iflscience.com

Monday, November 27, 2017

Ini Buktinya Gerindra dan Anies "Jilat" Ludah Sendiri Soal Mendukung Anies Sebagai Gubernur


Gerindra merupakan partai oposisi yang cukup besar untuk saat ini, partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto yang pernah mencalonkan diri pada Pilpres tahun 2014 lalu saat ini juga mendukung musuhnya yakni Anies Baswedan dalam Pilgub DKI Jakarta, April 2017. 

Anies merupakan orang kepercayaan Jokowi kata lainnya sebagai Tim sukses pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2014 silam. Dalam pernyataan Anies yang cukup membuat Prabowo tersinggung mengatakan bahwa gaya kampanye Prabowo tidak membawa perbaikan Demokrasi,  Baca ( Sering hujat Prabowo, Anies Baswedan tak akan diusung Gerindra).

Ketua Bidang Komunikasi DPP Partai Gerindra, Ondy A Saputra pernah mengatakan bahwa partainya tidak akan menggandeng Anies Baswedan untuk disandingkan dengan Sandiaga.

"Partai Gerindra pasti tidak mau kalau Sandiaga Uno dipasangkan dengan Anies Baswedan," kata Ondy di Jakarta, Kamis (22/09/2016) silam.

Beberapa faktor, kata Ondy menjadi alasannya Gerindra tidak mau Anies menjadi pendamping Sandiaga. Salah satunya, Gerindra masih kesal karena Anies pernah menyindir Ketum Prabowo Subianto yang tidak akan menang di Pilpres 2014 lalu.

Selain itu, sikap Anies Baswedan yang tak bisa diterima yakni saat mengkritik gaya kampanye Prabowo Subianto tidak menghasilkan perbaikan demokrasi meskipun telah bertahun-tahun berkampanye.

"Masyarakat tahulah bagaimana Anies Baswedan menghujat Prabowo Subianto. Sekarang minta untuk disandingkan dengan Sandiaga Uno. Ya pasti tidak lah," tegasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku telah bertemu mantan Menteri Pendidikan Anies Baswedan. Diduga pertemuan keduanya membahas terkait pencalonan dalam Pilgub DKI 2017. Sandiaga bahkan menyebut telah membuat komitmen dengan Anies.


Nah, setelah mereka melihat arah Demokrat dan PPP yang berdiri sendiri mendukung Agus, Akhirnya Gerindra tidak punya pilihan lain karena kandidat lain tidak cukup kuat dan memiliki elektabilitas yang tinggi seperti Anies. 

Bahkan ketika Anies mau dijadikan Cawagub oleh Gerindra pun, ia sempat menolak dan tetap mau menjadi Gubernur dan Akhirnya Gerindra sambil pejam mata dan menelan liur mengusung Anies Sandi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur.

Anies sempat merasa malu karena pernah menghujat Prabowo dan Akhirnya kedua tokoh tersebut sepakat untuk bertemu dan meluruskan masalah mereka dimasa lalu dan sehati untuk Mencalonkan Anies-Sandi.

Langkah Gerindra yang mengesampingkan rasa malunya, Akhirnya mencabut pernyataannya dan mendukung Anies Baswedan maju Pilgub. (Markibong)

Sunday, November 26, 2017

Menerobos Jalur Busway Dewi Persik Malah dijadikan Duta Tertib Busway Oleh Sandiaga


Pedangdut Dewi Persik disorot karena sempat ribut dengan petugas portal saat akan menerobos jalur TransJakarta di Pejaten, Jakarta Selatan. Atas insiden ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berniat menjadikan Dewi Persik sebagai Duta Tertib Busway. 

"Saya sudah perintahkan tadi Pak Kadishub (Kadishub DKI Andri Yansah), Pak Budi (Dirut TransJakarta Budi Kaliwono) tadi malam di-engage ajamalah mungkin ini berkah ya," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2017).

"Jadi dengan diangkatnya kasus ini mungkin jadi pembelajaran yang baik. Mbak Dewi Persik-nya bisa jadi duta. Duta Tertib Busway. Duta tertib TransJakarta Lane gitu," lanjutnya. 

Sebelumnya, Dirut PT TransJakarta Budi Kaliwono menegaskan apa pun alasan pedangdut Dewi Persik menerobos busway tetap tak bisa diterima. Budi mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun tidak mendapat keistimewaan untuk masuk busway.
Sandi menilai persoalan antara TransJakarta dan Dewi Persik hanya masalah miskomunikasi. Ia mengaku pernah mengalami hal yang sama dengan Dewi Persik. 

"Miskomunikasi sama Dewi Persik ini saya pengalaman. Kuncinya komunikasi yang lebih baiklah," kata Sandi. 

Meski demikian, Sandi menegaskan penggunaan jalur TransJakarta untuk umum memang dilarang. Hak diskresi atas busway hanya diberikan kepada beberapa kendaraan, antara lain mobil pemadam kebakaran, mobil ambulans, mobil presiden dan wakil presiden, serta mobil menteri yang menggunakan pelat nomor RI.

"Gubernur aja nggak boleh, apalagi saya gitu. Apalagi yang lain. Hanya ada pengecualian khusus mungkin presiden, wakil presiden, menteri terkait, dan juga yang dalam keadaan emergency. Tapi itu juga diskresi dari petugas," ujar Sandi. 


"Bagaimana pun tetap nggak boleh masuk. Itu intinya, saya aja nggak bisa masuk. Pak Gubernur saja nggak bisa masuk kok. Pak Gubernur lho nggak masuk lho," kata Budi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (26/11).


Sebagaimana diketahui, Dewi Persik mendadak membuat kehebohan setelah mobilnya masuk busway hingga dimaki warga dan pemotor. Sang pedangdut pun membuat penjelasan soal hal tersebut.

Melalui Instagram, Dewi Persik menceritakan panjang-lebar terkait mobilnya yang masuk busway. Alasannya, dia tengah dibuat genting lantaran penyakit asma asistennya kambuh. 

Baca Sumber

Anies Mengatakan Gubernur Sebelumnya "Ahok" Tidak Mengerti Anggaran


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, hingga saat ini di DKI Jakarta masih ditemukan berbagai problema seperti kemiskinan, kesehatan, pendidikan, ketimpangan ekonomi warga bahkan sampai cuacanya.
Anies Baswedan mengutip statistik dan mengaku kaget sebab ada 3 juta dari 10 juta penduduk DKI masih berpenghasilan di bawah Rp 1 juta per bulannya.
“Di Jakarta Utara, yang lulus SMA hanya 52 persen dan 48 persen tidak lulus SMA, ini ibukota kok sama kabupaten di pedalaman saja kalah, ” ujar Anies saat menggelar halal bihalal dengan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di Yogyakarta, Rabu 19 Juli 2017.
Selain itu, Anies juga menyinggung masalah air di Jakarta yang menurutnya sudah tak layak minum. Anies juga mengungkapkan sejumlah persoalan ekonomi, seperti kentaranya jurang antara si miskin dan kaya.
Anies mengaku mengetahui peliknya persoalan di Jakarta pada saat masa kampanye lalu ketika ia banyak mendatangi pemukiman padat di sejumlah kampung. Anies mendapati di kampung padat itu sering memiliki tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum tak layak dan jadi rebutan warga untuk kebutuhan sehari hari.
Anies pun prihatin ada satu ruang berukuran 3 x 4 meter yang di dalamnya ditinggali enam sampai delapan orang rantau dari daerah.
“Ini potret (persoalan) di Jakarta, yang dibilang gubernur kemarin mengerti anggaran, padahal tidak memahami,” ujar Anies tanpa menyebut gubernur yang dia maksud.
“Tantangan di Jakarta bukan soal preman-premannya sehingga gubernurnya harus galak, tapi kemiskinannya,” ujar Anies.
Menurut Anies, jika seorang gubernur mengerti anggaran, maka sisa anggaran Jakarta yang tidak terserap tidak akan mencapai angka 30 persen dari total anggaran daerah DKI Jakarta sebesar Rp 70 triliun.
“Kalau orang ngerti anggaran, pasti bisa manfaatkan anggaran dengan baik, ” ujar Anies.
Anies menilai sangat tak wajar dengan kompleksitas kemiskinan yang cukup ekstrim di Jakarta tapi masih ada sisa anggaran tak terpakai. Anggaran daerah seharusnya dipakai untuk menyelesaikan masalah dan dirasakan rakyat.
“Jadi jelaskan kepada saya kalau anda mengerti anggaran, itu hanya citra yang dibangun kalau dia mengerti anggaran,” ujar Anies.
Anies menuturkan, pihaknya sejak dipilih sebagai calon gubernur sudah komitmen membela masyarakat ekonomi lemah yang banyak mendiami pemukiman padat dan kumuh di Jakarta.
“Sehingga kemenangan kami di pilkada kemarin memang mayoritas dari rakyat kecil, di kampung kampung yang dianggap kumuh,” ujarnya.
Sebelumnya Djarot membantah bahwa sisa lebih penggunaan anggaran pada 2016 adalah karena kesalahan pemerintah. Menurut Djarot, rendahnya realisasi belanja daerah disebabkan oleh terlambatnya penetapan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2016.
“Hal ini berdampak pada keterbatasan sisa waktu pelaksanaan kegiatan, sehingga mengakibatkan anggaran tidak terserap,” ujar Djarot dalam sidang paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 19 Juli 2017.

Friday, November 17, 2017

Bongkar Fakta Kecelakaan Setnov


Peristiwa kecelakaan yang dialami oleh Ketua DPR RI Setya Novanto ini, menuai spekulasi pasca dirinya di tetapkan sebagai tersangka dan saat mau dijemput paksa oleh KPK. Peristiwa kecelakaan terjadi sangatlah janggal ditempat kejadian yang nyaris sepi dan jalan licin karena hujan, membuat para netizen berkomentar dan menganggap itu hanyalah sebuah skenario baru. Berikut Markibong akan bongkar tuntas.

Masuk akalkah kecelakan ini?


  1. Kecelakaan yang dialami oleh Setnov sangatlah kurang masuk akal, karena kecelakaan tunggal yang dialaminya hanya membuat dirinya sendiri yang celaka, sementara kedua ajudan dan sopirnya tidak mengalami sedikitpun luka-luka. 
  2. Mobil Setnov ini merupakan mobil Fortuner dengan versi yang sangat canggih dilengkapi fitur-fitur standard keamaan seperti AIR BAG yang bisa memproteksi penumpang dari benturan keras jika terjadi kecelakaan frontal. ( https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20171118065005-384-256498/toyota-ungkap-soal-airbag-mobil-setnov-yang-tak-mengembang/)
  3. Pengakuan Sopirnya bahwa ia sedang mengendarai mobil dalam keadaan kencang dan mengangkat telpon, ini bisa saja terjadi kecelakaan karena konsentrasi kita hilang, tapi yang lebih tidak masuk akal adalah AIR BAG tidak mengembang saat benturan keras terjadi.
  4. Dilihat dari kondisi mobil yang penyok karena benturan, dan bisa dipastikan semua sistem keamanan mobil harusnya aktif tapi kenyataannya berbeda.
  5. Mungkinkah kedua orang ajudan Setnov tidak mengalami cedera sedikitpun bahkan keseleo atau lecet? Mengapa hanya Setnov yang mengalami Cedera...???
Ikuti perkembangan berita ini terus...

Bongkar...



Mau Besuk Setnov, Harus Izin KPK, Berarti Telah Resmi Ditahan


Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan, selama proses pembantaran penahahan, pihak-pihak yang ingin menjenguk Ketua DPR Setya Novanto di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) harus mendapatkan izin dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jadwal besuk juga harus tetap mengikuti jam besuk yang ditentukan oleh rumah sakit. 

"Siapa saja yang mendatangi harus seizin KPK. Tentu KPK juga harus intens berkoordinasi dengan RSCM," kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/11).

Febri mengatakan, tidak ada batas waktu selama proses pembantaran penahanan Setya Novanto di RSCM.

"Pembantaran penahahan secara hukum memang menghilangkan hitungan masa tahanan, karena yang bersangkutan menjalani perawatan di rumah sakit," ujar Febri.


KPK resmi membantarkan penahanan Setnov yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Pembantaran penahanan merupakan penundaan penahanan sementara terhadap tersangka karena alasan kesehatan.


KPK sebelumnya telah mengeluarkan surat perintah penahanan untuk Setnov selama 20 hari ke depan mulai 17 November hingga 6 Desember 2017 di Rutan negara klas 1 Jakarta Timur cabang KPK. Namun karena Setnov masih menjalani perawatan di RSCM, KPK pun membantarkan penahanan Ketua Umum Partai Golkar itu. 

"Konsekuensi hukumnya tidak akan menambah masa penahanan," katanya. 

Febri menyatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan dokter rumah sakit untuk memastikan perkembangan kesehatan Setnov. Nantinya jika Setnov telah dinyatakan pulih, maka pihak KPK akan menindaklanjuti proses penyidikan. 

"Kalau sudah fit dan bisa dilanjutkan berdasarkan arahan tim dokter, maka proses penanganan perkara akan dilanjutkan," ucap Febri. 

Febri mengatakan, hingga saat ini Setnov masih menjalani perawatan di RSCM untuk kepentingan observasi. Namun ia menegaskan, hasil pemeriksaan hanya dapat dipublikasikan oleh dokter rumah sakit. 

"Untuk hasil rinci harus dari dokter dan bukan kapasitas KPK mengumumkan," katanya.

Sunday, November 12, 2017

Video Setnov Mengantuk Dalam Acara Pernikahan Putri Presiden


Ketua DPR RI ini memang sangat fenomenal, menjadi terkenal dari kasus papa minta saham sampai kasus Mega Proyek E-KTP, Politikus Partai Golkar yang dikenal dengan nama Setya Novanto atau Setnov selalu saja meninggalkan jejak...

Kali ini Jejak yang kami dapat adalah videonya sedangg mengantuk dan nyaris tertidur ditempat dalam acara pernikahan Kahiyan Ayu anak Presiden Joko Widodo.


KPK Kembali Menetapkan Setnov Sebagai Tersangka


KPK Menetapkan Setnov sebagai tersangka Mega Korupsi E-KTP pada bulan (07/2017) lalu, tapi setelah Novanto menempuh jalur prapradilan, Hakim tunggal Cecep memutuskan  bahwa status tersangka Novanto tidak sah. 

KPK Tidak juga menyerah, berbagai bukti yang dikumpulkan untuk menjerat Setnov membuat KPK juga diaporkan oleh Setnov terkait pencemaran nama baik ke Bareskrim Mabes Polri. Sejumlah nama petinggi KPK dilaporkan, tapi KPK tetap berani menjerat Novanto kembali menjadi tersangka kasus Proyek E-KTP ini.

Tepat tanggal 10/11/2017, Setnov resmi dinyatakan tersangka oleh KPK, menanggapi hal tersebut, Setnov mengungkapkan bahwa ia akan koorperatif dan siap datang jika dipanggila KPK.

Kalau masalah hukum, saya serahkan semuanya pada mekanisme hukum dan mudah-mudahan semuanya berjalan dan saya tentu tetap menghormati apa yang sudah diputuskan," kata Novanto di DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Minggu (12/11/2017).

Novanto pun mengatakan bahwa ia akan tetap menjalankan tugasnya sebagai ketua umum Partai berlambang beringin tersebut, untuk urusan hukum, Setnov menyerahkannya semuanya kepada penasehat hukum dan DPP Partai Golkar.

"Tentu saya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan di DPR semaksimal mungkin dengan tugas-tugas negara dan tugas-tugas kepartaian. Kalau masalah hukum lainnya, sudah saya serahkan kepada DPP Partai Golkar dan penasihat hukum," ucap Novanto.

"Ya semua mekanisme hukum, saya ikuti sebaik-baiknya dan kita harapkan semuanya bisa berjalan lancar," imbuh Novanto.

Monday, October 30, 2017

Rudiantara: Baru 47 Juta Orang Yang Melakukan Registrasi Dari 300 Juta Pelanggan


Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan baru ada sekitar 47 juta pelanggan prabayar yang melakukan registrasi kartu SIM.

"Sampai saat ini kurang lebih 47 juta verifikasi yang sudah dilakukan dari pelanggan prabayar," kata Rudiantara di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (30/10).

Padahal, kata Rudiantara ada sebanyak 300 juta kartu SIM yang ada di Indonesia. Jumlah tersebut, lanjutnya merupakan kartu SIM yang tercatat aktif di operator seluler.

"Cuma saya juga tahu ada yang pegang dua SIM, tiga SIM, beli kemudian pakai, habis buang," ujarnya.

"Kalau 28 Feruari dikasih tahu, sebulan kalau belum registarsi juga itu diblok, tidak bisa outgoing, tidak bisa telepon, kalau sudah itu nanti juga incoming-nya, nanti diblok seluruhnya," tutur Rudiantara.

Pada Selasa (31/10), seluruh pengguna kartu SIM diwajibkan untuk melakukan registrasi kartu SIM dengan mencantumkan Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

Pemerintah memberikan waktu bagi masyarakat untuk melakukan proses registrasi tersebut hingga 28 Februari 2018.

Rudiantara kembali mengimbau masyarakat untuk segera melakukan registrasi kartu SIM tersebut, apalagi menurutnya proses registrasi tersebut tergolong mudah.

"Mudah kok, tidak sampai satu menit registrasi, kenyamannya selama jadi pelanggan," ujarnya.

Rudiantara menyampaikan akan ada konsekuensi bagi para pengguna jika tidak melakukan registrasi kartu SIM sampai batas waktu yang ditentukan.


Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan validasi nomor SIM pelanggan menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga. Registrasi ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan nomor kartu SIM, terutama bagi pelanggan prabayar.

Validasi ini berlaku bagi pelanggan baru dan lama. Pelanggan lama akan diminta untuk melakukan registrasi ulang. Sementara pelanggan yang membeli kartu perdana harus melakukan registrasi dengan identitas yang sah. 

Saat pengguna memasukkan nomor e-KTP atau nomor Kartu Keluarga, nomor ini divalidasi dengan melakukan pengecekan otomatis dengan database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil). 
(asa)